Konfigurasi VM Oracle VirtualBox (Networking)

Selamat datang kembali di coretan - coretan di blogger ini. Pada postingan kali ini kita akan membahas tentang konfigurasi VM Oracle virtualbox. 
Konfigurasi ....??? Iya, kita akan melakukan konfigurasi terhadap virtual mesin yang sudah anda buat dengan menggunakan aplikasi Oracle Virtualbox. Konfigurasi disini dapat meliputi konfigurasi jaringan, waktu, memory, processor, dan masih banyak yang lainnya. 
Banyak yang bertanya kepada penulis, sebenarnya penting ngak sich kita melakukan konfigurasi terhadap VM yang sudah dibuat...?. Penulis hanya bisa menjawab antara penting dan tidak penting. Konfigurasi ini menjadi penting ketika kalian ingin melakukan ujicoba sistem operasi khususnya sistem operasi jaringan. Sedangkan konfigurasi ini menjadi tidak penting ketika kalian hanya ingin mencoba sebuah sistem operasi untuk mengetahui bagaimana desktop atau tampilan sebuah sistem operasi.

"Masih bingung nih bang kasih contoh aja dech gmana maksutnya......"

Oke... jika kalian masih bingung itu ndak jadi masalah. Saya akan analogikan sistem operasi yang di install di dalam VM sama halnya dengan di install di komputer ataupun notebook. Sistem oprasi yang anda install di komputer ataupun notebook dapat terhubung dengan jaringan internet ataupun jaringan local melalui kartu jaringan. Kita dapat menginstall aplikasi mozila, office, dkk atau bahkan kita bisa browsing, chating, berkirim email. Nah.... seluruh kegiatan tersebut seluruhnya dapat kalian lakukan pada OS yang diinstall di dalam VM. Bahkan USB Flash yang terkoneksi dengan komputer anda, dapat dikoneksikan dengan sistem operasi yang diinstall di dalam VM.

Pada postingan kali ini penulis hanya akan membahas konfigurasi Networking pada VM Virtualbox. Tujuan kita lakukan konfigurasi ini agar Sistem Operasi (Guest) dapat terhubung dengan jaringan internet atau jaringan komputer yang anda gunakan pada komputer (Host).
Oracle VM VirtualBox memiliki beberapa konfigurasi dasar networking seperti berikut ini.


  1. Not Attached
  2. NAT
  3. NAT Network
  4. Bridge Adapter
  5. Internal Network
  6. Host-only adapter
  7. Generic Driver

"Banyak banget bang..... semuanya dipakai kagak nih..... ????"

Ke tujuh fitur networking yang terdapat dalam aplikasi VM VirtualBox tidak selalu digunakan, bahkan saya saja hanya menggunakan beberapa saja. Oke... sekarang apa fungsi dari masing - masing konfigurasi tersebut akan saya jelaskan disini.

Not Attached
Jika kalian memilih konfigurasi ini sistem operasi guest sudah memiliki NIC atau kartu jaringan namun tidak ada kabel atau koneksi yang terhubung dengan sistem operasi guest. Dalam kondisi real, hal ini dapat diasumsikan bahwa komputer anda sudah memiliki interface card namun tidak terhubung ke jaringan manapun.

NAT
Mode Network Address Translation (NAT) adalah sebuah mode yang berfungsi untuk memberikan akses internet ke sistem operasi guest. Maksutnya adalah jika anda ingin menjelajah web, membuka email, download, dll menggunakan sistem operasi guest anda dapat menggunakan mode ini. Dalam mode ini anda akan diberikan IP Address secara otomatis oleh sistem sehingga anda tidak perlu mengatur berapa IP Address yang akan anda setting pada sistem operasi guest.

Bridge Adapter
Mode Bridge adapter adalah mode yang sering digunakan oleh administrator untuk melakukan ujicoba sebuah sistem operasi. Dalam mode ini anda dapat langsung terhubung dengan jaringan yang ada di PC Host, atau dapat dinyatakan sebagai jaringan asli. Mode ini juga memungkinkan komunikasi, sharing resource antara sistem operasi guest dengan sistem operasi host atau dengan komputer lain yang ada di jaringan anda. Pada konfigurasi ini kalian harus melakukan konfigurasi IP Address (jika dalam jaringan tidak ada DHCP Server).

Internal Network
Mode ini sesuai dengan namanya "internal" yaitu sebuah mode konfigurasi yang digunakan untuk menghubungkan VM 1 dengan VM yang lain. Misalnya dalam sebuah komputer anda melakukan installasi 3 buah OS dengan menggunakan VM Oracle VirtualBox. Agar antara VM dapat terhubung antara satu dengan lainnya maka konfigurasi yang digunakan adalah internal network. Pada mode konfigurasi ini anda akan diminta untuk menentukan nama yang digunakan sebagai identitas jaringan untuk VM lain yang akan terhubung.

Host Only Adapter
Mode ini juga sesuai namanya yaitu host only. Mode jaringan ini dapat anda gunakan untuk menghubungkan OS Guest hanya dengan OS Host. Sehingga di komputer host anda dapat berkomunikasi bertukar data atau sharing folder yang dapat diakses dari komputer guest. Pada konfigurasi ini anda akan diberikan IP Address secara otomatis juga dari aplikasi. Secara default IP Address untuk jaringan ini adalah 192.168.56.1. Anda dapat merubahnya sesuai dengan keinginan anda.

Generic Driver
Mode ini sangat jarang digunakan, bahkan penulis pun tidak pernah menggunakan mode ini. Jika ada yang paham atau pernah pakai komentar ya pada kolom komentar.


Bagaimana sudah jelas kah anda ....? sudah bisa menentukan mode jaringan mana yang akan anda gunakan pada VM Virtualbox anda. Sesuaikan dengan desain topologi yang anda bangun. Perlu kembali penulis ingatkan bahwa 1 OS yang anda install di dalam VM Virtualbox dapat memiliki maksimal 4 buah NIC dengan konfigurasi yang berbeda - beda.


Oke... sampai kita di bagian akhir dalam postingan kali ini. Seperti yang penulis nyatakan diatas, konfigurasi ini bersifat penting dan tidak penting. Silahkan anda gunakan sesuai dengan yang anda inginkan. Jika ada pertanyaan silahkan tuliskan komentar pada kolom yang disediakan. Jangan lupa berikan kritik dan saran untuk lebih memperbaiki kembali tulisan - tulisan penulis di blogger ini. 

Posting Komentar

0 Komentar