Pembuatan VM Untuk Installasi Linux Ubuntu Server 18.04 LTS

Hai.... semuanya jumpa lagi dengan saya Mr. TeknoID. Pada postingan kali ini kita akan membuat sebuah Virtual Mesin (VM) yang akan digunakan untuk melakukan installasi Linux Ubuntu Server 18.04 LTS. 
Oya,, gaes untuk selanjutnya penulis cukup menuliskan kalimat Virtual mesin dengan dua huruf saja ya... 
Oke... kalau kita berbicara tentang proses pembuatan VM ini maka kita akan membahas dari segi teknis, dimana nantinya VM ini yang akan kalian gunakan untuk melakukan installasi sebuah sistem operasi. 
Jika pada postingan terdahulu tentang installasi aplikasi oracle virtualbox, kita ngak butuh yang namanya minimum requirement maka disini kita butuh itu. Akan tetapi ingat minimum requirement setiap sistem operasi berbeda - beda ya, sehingga sesuaikan dengan yang diminta oleh setiap sistem operasi yang akan kalian lakukan installasi untuk membuat sebuah VM nya. 

Minimum Requirements Linux Ubuntu Server 18.04 LTS
Oke sekrang coba perhatikan gambar tabel diatas. Secara jelas sudah di tunjukkan jika linux ubuntu server 18.04 LTS membutuhkan spesifikasi seperti itu. Jika komputer kalian tidak mendukung spesifikasi diatas maka dengan sangat menyesal penulis mengatakan anda tidak dapat melakukan percobaan ini. Oya.. jangan lupa prosesor yang kalian gunakan harus mendukung arsitektur x64. 

Tahapan Pembuatan VM
So... setelah kita mengetahui minimum requirement diatas, kita dapat membuat sebuah VM yang nantinya akan digunakan untuk melakukan installasi Linux Ubuntu Server 18.04 LTS. Ikuti tahapan - tahapannya jangan sampai ada yang terlewatkan. 

  • Langkah pertama pastikan kalian sudah menginstall aplikasi oracle virtualbox, dan aplikasi tersebut dapat berjalan dengan sempurna. 
  • Tahapan kedua jalankan aplikasi virtualbox hingga tampak seperti gambar dibawah ini. Klik menu New untuk membuat sebuah VM yang baru. 
  • Tahapan ketiga silahkan isikan identitas untuk VM yang akan kalian installasi. Identitas ini tidak perlu sama seperti OS yang akan diinstall juga tidak menjadi masalah. Selain nama kalian juga harus menentukan Version dan type dari OS yang akan di install. (Contoh lihat pada gambar). Jika sudah klik menu Next untuk melanjutkan. 
  • Tahap ke empat lakukan pengalokasian ukuran memory (RAM), yang nanti digunakan untuk OS virtual. Pastikan anda tidak mengalokasikan melebihi batas warna merah. Klik menu Next untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya. 
  • Selanjutnya pada tahapan ke lima ini anda diminta untuk menentukan konfigurasi terhadap virtual hard disk. Silahkan pilih Create a virtual hard disk now untuk membuat sebuah virtual hard disk yang baru. Klik menu Create untuk melanjutkan tahapan selanjutnya. 
  • Tahapan ke enam anda diminta untuk menentukan jenis atau type file yang digunakan oleh virtual hard disk. Pilih saja bebas tidak akan menjadi masalah, disini saya mencontohkan menggunakan type Virtual Disk Image (VDI). Jika sudah klik menu Next untuk melanjutkan. 
  • Selanjutnya aplikasi juga meminta anda untuk melakukan konfigurasi type pengalokasian virtual hard disk terhadap hard disk utama anda. Jangan terlalu pusing silahkan saja klik menu  dynamically Allocated dan Next untuk melanjukan. 
  • Pada tahapan ke delapan ini silahkan kalian alokasikan besar kapasitas virtual hard disk yang diperlukan untuk menginstall linux ubuntu server 18.04 LTS. Sesuai minimum requirement disini saya mengalokasikan sebesar 100 GB. Klik menu untuk Create melanjutkan ketahapan selanjutnya. 
  • Ketika anda klik menu Create maka secara otomatis aplikasi akan membuatkan sebuah VM sesuai dengan yang anda kehendaki sesuai tahapan - tahapan yang sudah dilakukan. Hasilnya akan ditunjukkan kepada anda. 


Sampai pada tahapan ke sembilan diatas VM yang anda inginkan suda terbuat dan siap digunakan untuk melakukan installasi linux ubuntu server 18.04 LTS. 

"bang... di tahapan ke delapan kok ada penunjuk yang mengarah ke icon folder warna kuning ? fungsinya apaan..... ? dan penting atau ngak .....?"

Jawaban saya jika dalam pemikiran kalian seperti itu adalah "penting dan tidak penting". Icon folder warna kuning tersebut digunakan untuk menentukan tempat penyimpanan dari file virtual hard disk yang akan digunakan untuk menginstall. Secara default lokasi penyimpanan berada di local disk C. Nah... artinya jika kapasitas Local disk C pada komputer anda sedikit maka anda harus klik icon tersebut dan memindahkannya di Local Disk yang lain. Namun, jika kapasitas local disk C anda masih sangat banyak maka icon tersebut tidak penting untuk di klik.

terus bang... kan disini dijelaskan bahwa alokasi virtual hard disk untuk server sebesar 100GB hard disk komputer saya ngak sampai segitu gmana ini bang....?

Tenang coba perhatikan kembali langkah ke tujuh kita memilih dynamically Allocated, maka artinya alokasi tersebut adalah alokasi maksimal. Jadi misalkan untuk menginstall ubuntu server sampai berjalan butuh hard disk sebesar 2 GB maka hard disk utama kalian akan terambil atau tekurangi sebanyak 2 GB. 
Namun, jika kalian memilih Fixed size hard disk utama anda akan dikurangi langsung sebanyak atau sebesar yang anda alokasikan untuk virtual hard disk yang akan digunakan untuk melakukan installasi ubuntu server 18.04 LTS. 
wow... cukup panjang penjelasan postingan kali ini, ya... semoga kalian ngak bosen karena sebenarnya menyenangkan kok... siapkan makanan kecil dan minuman dingin sebelum melakukan kegiatan diatas. oke.. cukup sampai disini pembahasan postingan kali ini, jangan lupa tuliskan kritik, saran, dan komentar pada kolom yang sudah di sediakan. 

Posting Komentar

0 Komentar